Prioritas: Dana darurat (3-6 bulan biaya hidup) → Melunasi utang berbunga tinggi → Membayar pensiun nasional → Membuka rekening tabungan pensiun
Tujuan Utama: Pertumbuhan aset cepat, manajemen utang, mengkonkretkan rencana pensiun
Tingkat Tabungan: 20-30% dari pendapatan
Alokasi Aset: Saham 60-70% + Obligasi 30-40%
Prioritas: Memaksimalkan pemanfaatan tabungan pensiun (batas potongan pajak) → Mengelola IRP/pensiun kerja → Menyeimbangkan dana perumahan dan pensiun
Tujuan Utama: Mempertahankan dana pensiun, penyesuaian risiko, rencana pensiun spesifik
Tingkat Tabungan: 30% atau lebih dari pendapatan
Alokasi Aset: Saham 40-50% + Obligasi 50-60%
Prioritas: Mengkonkretkan waktu/dana pensiun → Realokasi aset (meningkatkan rasio aset aman) → Menetapkan strategi manfaat pensiun nasional
Tujuan Utama: Transisi sumber pendapatan, mengamankan arus kas yang stabil
Alokasi Aset: Saham 30% + Obligasi 50% + Aset kas 20%
Prioritas: Menentukan waktu/metode manfaat pensiun → Asuransi kesehatan dan rencana perawatan jangka panjang → Menetapkan strategi manajemen arus kas
Input Perhitungan Pensiun
Hasil Perhitungan Pensiun
Tahun Tersisa hingga Pensiun
-
Lama Hidup Setelah Pensiun (tahun)
-
Total Dana yang Dibutuhkan
-
Tabungan Bulanan yang Diperlukan
-
Status Kesiapan Pensiun
0%
Perbandingan Saat Ini vs Masa Depan
Biaya Hidup Bulanan Saat Ini
-
Biaya Hidup Bulanan di Masa Depan (saat pensiun)
-
Dampak Inflasi
-
Rincian Pendapatan Pensiun
Total Pendapatan Pensiun
-
Jumlah Kekurangan
-
Rasio Penggantian Pendapatan
-
Simulasi Dana Hari Tua
Analisis Skenario Pensiun
Skenario
Usia Pensiun
Dana Pensiun yang Diperlukan
Tabungan Bulanan yang Diperlukan
Waktu Deplesi Dana
Rekomendasi Alokasi Aset untuk Persiapan Pensiun
Jenis Aset
Tingkat Alokasi
Return Investasi yang Diharapkan
Tingkat Risiko
Produk yang Direkomendasikan
Saran Investasi
Untuk saham, investasi terdiversifikasi melalui ETF indeks direkomendasikan
Untuk obligasi, fokus pada jangka pendek selama kenaikan suku bunga
Lakukan rebalancing secara teratur 1-2 kali per tahun
Sesuaikan alokasi aset keseluruhan dengan mempertimbangkan pensiun nasional/kerja
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Sebaiknya mulai sedini mungkin. Memulai di usia 20-30 tahun memungkinkan Anda membangun dana pensiun yang cukup dengan jumlah kecil berkat efek bunga majemuk. Misalnya, mulai di usia 25 tahun dengan 300.000 won per bulan dapat mengumpulkan sekitar 800 juta won pada usia 65 tahun (dengan asumsi return tahunan 5%), tetapi mulai di usia 35 tahun memerlukan 650.000 won per bulan untuk jumlah yang sama.
Pensiun nasional saja tidak cukup untuk menutupi biaya hidup setelah pensiun. Tingkat penggantian pendapatan pensiun nasional saat ini sekitar 30%, dengan manfaat rata-rata 500-700.000 won per bulan. Untuk pensiun yang stabil, penting untuk mempersiapkan berbagai sumber pendapatan seperti pensiun kerja, pensiun personal, dan tabungan pribadi.
Alokasi aset optimal bervariasi berdasarkan usia, toleransi risiko, dan tahun yang tersisa hingga pensiun. Umumnya, semakin jauh pensiun, semakin tinggi rasio saham; semakin dekat pensiun, semakin tinggi rasio obligasi dan aset aman yang direkomendasikan. Pedoman kasar berdasarkan usia adalah "110 - usia = rasio saham (%)", tetapi harus disesuaikan menurut keadaan dan preferensi pribadi.